Minggu, 10 Juni 2012

Tentang Rasa.

Rasa...
Arti Rasa adalah tanggapan indra terhadap rangsangan saraf, seperti manis, pahit, masam terhadap indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri terhadap indra perasa.
Rasa juga mengandung arti sesuatu yang di alami oleh badan, atau sifat rasa suatu benda.
Tapi Rasa yang aku maksud dan akan menjadi pemeran utama dari tulisan ini adalah Rasa Hati...Rasa Hati terhadap sesuatu perasaan.

Rasa Hati  ini kadang aneh, memiliki sifat yang tidak bisa diprediksi, sulit untuk kita setir agar mudah di arahkan kemana rasa itu akan kita labuhkan. Kalaupun rasa ini bisa kita arahkan dan bisa kita tumbuhkan, itu mungkin akan memerlukan waktu yang teramat lama, tetapi biasanya rasa yang tumbuh ini tidak bertahan lama, bisa segera berubah jika tidak di pupuk terus oleh sifat pengertian yang tinggi.

Rasa Hati ini adalah sebagai sel utama dari sebuah hubungan, dimana sel itu akan terus berkembang dan berkembang jika telah menemukan tempat yang tepat.

Jadi...
Biarkan rasa itu mencari pelabuhannya sendiri..biarkan dia berjalan jauh, atau bahkan terbang sekalipun untuk menemukan tautannya.
Jangan kau halangi rasa itu untuk menemukan jiwanya jika memang sesuatu itu adalah benar adanya.
Biarkan rasa itu menari-nari bebas di setiap denyutan nafas kita.

Tetapi.....
Karena rasa kadang tidak bisa kita atur, dan terkadang pula dia berjalan seenaknya dia tanpa meperhatikan aturan yang benar, terkadang dia berjalan di rel yang salah, saat itulah kita harus gunakan logika kita.
Gunakan logika kita sekuat-kuatnya agar bisa membisikan dan meniupkan roh kebenaran kedalam rasa hati yang salah tersebut, agar rasa hati kita bisa dikendalikan dengan benar.

Oleh karena itu...
Janganlah Rasa hati itu di kotori oleh lumpur niat yang tidak baik.
Buatlah agar Rasa Hati dan Logika selalu berjalan beriringan, menari bersamaan dengan indah agar rasa hati itu tepat sasaran dan tercipta sebuah hubungan yang indah dan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar