Minggu, 18 April 2010

Kembali Pada-MU

Malam sunyi,.. dalam tidur gelisah-ku..terdengar satu teriakan yang menyentakku..! Entah apa itu..! namun memaksaku terjaga dari lelap yang tak tenang… dengan dada berdegup, peluh yang bersimbah.. Istighfar ku ucapkan lirih.. teringatku padamu.. yang lantas ku tepis dengan mengingat NYA… tak kurencanakan.. airmata luluh begitu saja.. membasahi jemariku yang masih gemetar…menahan rindu pada mu dan takut..pada NYA…

Malam ini kembali ku tersungkur..terpuruk dalam sendiriku tuk menumpahkan segala susah hati..dengan langkah tersaruk, pergi ku ber- wudhu.. dengan limbung kubentangkan tikar sholatku…dengan air wudhu bercampur air mata ku mulai sholat demi menjumpai Sang Pemilik jiwa…

Salam.. ucapan penutup sholat ini.. kembali tetes air keluar dari mata yang pernah memandang penuh harap akan cinta tulus…harapan dan cinta yang telah membutakan ku itu kini kosong.. tak ber-jiwa lagi..

Ya Allah.. ku kembali kepada Mu untuk melebur segala rasa ini..rasa berdosa ini..Ya Allah aku yang telah melanggar aturan Mu..aku yang kotor… aku yang tak tahu diri.. aku yang telah menghalalkan segalanya.. memaksakan kehendakku..padahal ku tahu itu terlarang..

Ya Allah..angkat aku dari lembah nista ini..hamba yang hina ini memohon pada MU.. agar dapat menebusnya di sini..aku tak mampu bila KAU suruh menebusnya di hari akhir Mu..di saat tubuh ini tak lagi berjiwa..saat tubuh ini di usung kerabat tuk di tanamkan pada ruang sempit itu.. Tolong Ya Allah.. ampuni aku..jangan KAU beri aku..murka Mu.. aku takut Ya Allah…terimalah taubat ku…terima taubat ku..

Astaghfirullahalaziim..Astaghfirullahalaziim..Astaghfirullahalaziim…

Kan ku tanamkan cinta hanya untuk Mu Ya Allah.. tiada yang lain..!!
biarlah cinta dunia ini,.. ku genggam erat walau darah mengalir dari sela jemari ku..
Aku tak perduli apa pun yang dia dan mereka katakan..
yang ku inginkan hanya ampunan Mu Ya Allah…

Ampuni aku Ya Allah…

Yang Tersisa...!!!

17 April 2010 jam 05.00 wibb.

Setelah aku melakukan kewajibanku sebagai hambaNya, aku temenung dalam heningnya pagi. masih terdengar semilir angin berhembus, tidak kencang tapi cukup bisa membuat menari dedaunan yg tersentuh olehnya.

Aku terdiam...tapi dalam diamku sebenarnya aku sedang berbicara, dalam diamku aku juga sebenarnya sedang bernyanyi, dan dalam diamku juga sebenarnya aku sedang bertanya. Dan saat itu juga sebenarnya aku ingin protes, protes kepada siapa aku juga tidak tahu. tapi aku sadar, aku hanya hambaMU yang lemah, aku hanyalah mahlukMu yang penuh dosa, semua pertanyaan...aku mencoba untuk kujawab sendiri. Semua nyanyian...aku mencoba untuk menghibur diri, dan semua protes, sepantasnya aku layangkan hanya kepada diriku, karena seharusnya akan seperti apa dan akan kemana aku bawa hidupku, adalah sebagian besar aku yang menentukan sendiri, seperti yang telah di ajarkan agamaku jika yang bisa merubah suatu kaum adalah kaum itu sendiri.begitu juga dengan diriku.

Hitam-Putih, Baik-buruk, gagal-sukses dan sejenisnya, semua adalah sudah bagian dari hidupku. Aku harus sadar akan semua itu. Seharusnya aku banyak bersyukur, karena Allah telah memberikan banyak sekali kenikmatan kepadaku, terutama nikmat sehat, sehingga sampai detik ini Kau masih memberikan ijin kepadaku tuk bisa mengirup udara pagiMu.

Ya Allah...
Terima kasih atas umur yang kau berikan kepadaku,
Terima kasih Kau masih meminjamkan nafas ini kepadaku,
Tidak tahu berapa waktu yang masih tersisa untukku,
Tidak tahu berapa banyak lagi nafas yang masih Kau pinjamkan kepadaku,
Tapi dalam hatiku...
Dengan malu-malu dan hati yang sengaja aku rendahkan, ijinkan hambaMu yang hina ini berdo'a.

Ya Allah...
Tuhanku yang Maha Besar...
Tuhanku Yang Maha Segalanya,
Terimakasih aku ucapakan kepadaMU...
atas semua nikmat dari bebagai jenis yang telah kau berikan kepadaku.

Ya Allah...
Tuhanku yang Maha Pengampun..
Kadang aku rapuh dalam langkah...
kadang aku tak setia kepada-MU,
Aku mohon maaf atas semua kesalahan dan khilafku yang akhirnya membuat tubuhku kotor dan penuh dosa.
Pagi ini..aku bersimpuh dihadapanMu, tuk memohon belas kasihanMu...
Ampuni aku ya Allah..

Ya Allah...
Tuhanku Yang Maha Pemberi Pemberi Petunjuk..
Tunjukanlah aku jalan lurusMU..
Lapangkanlah jalan hidupku, agar aku bisa indah dan wangi dihadapanMu.

Ya Allah...
Tuhanku Yang Maha Pemberi Kesempatan,
Di usiaku yang tersisa ini...
Ijinkan aku untuk menjadi hambaMu yang baik,
Ijinkan aku untuk lebih berbakti kepada orang tuaku.
Ijinkan aku agar lebih berguna lagi untuk saudara-saudaraku yang ada di sekitarku.
Ijinkan aku untuk bisa berdiri kokoh dengan kedua kakiku untuk tetap beribadah kepadaMU.
Ijinkan aku..dengan dua tanganku, aku bisa mengangkat beban para saudaraku.

Ya...Allah
Dekatkanlan yang jauh kepadaku.
Eratkan yang cerai denganku.

Akhirnya...Ampuni aku.
DAN terima kasihku kepadaMU.