Tidak seperti biasanya..bangun pagi kali ini terasa berbeda sekali, tubuhku terasa segar bugar sekali padahal 2 hari terakhir kegiatan begitu padat, sampai2 dalam 2 hari itu waktu istirahat atau tidurku gak lebih dari 10 jam dari 48 jam akumulasi waktu 2 hari.
pagi yang sangat indah..setelah aku melaksanakan kewajibanku sebagai muslim, kucoba melangkahkan kakiku keluar untuk mengirup udara subuh yg sehat. yah...peristiwa ini sudah lama sekali aku tinggalkan.
Udara masih terasa dingin sekali, ditambah dengan hembusan angin yg sepoi2 semakin membuat udara pagi itu bersekongkol menyerangku, mungkin dengan maksud agar diriku mengurungkan niatnya untuk keluar mencari sedikit kedamaian hati.
Suasan masih sepi, para tetanggaku masih belum bangun...atau mereka sudah bangun tapi enggan untuk keluar, sepi ini semakin terasa dengan tidak terdengarnya suara ayam jantan berkokok seperti yg pernah atau sering aku dengarkan jika pagi datang.
Gelap masih menyelimuti pagi itu...semakin sunyi kuarasakan, tapi tetap ku kuatkan kaki dan niatku untuk keluar semakin jauh dari rumahku.
Di tengah perjalanan, aku terkaget, dan seketika itu juga kakiku terhenti. kulihat bayangan hitam sedang bergerak2 di dalam gardu biasa aku menunggu jemputan kerja. Kudekati bayangan itu dgn sedikit khawatir..bukan ketakutan yg seperti teman2ku ditujukan kepadaku.
Dan ternyata...ya Allah bayangan hitam itu adalah si orang gila yang biasa aku ketemu dan selalu minta duit kepadaku. Aku tidak peduli saat itu dengan orang gila. karena niatku dari awal aku hanya ingin menikmati indahnya pagi tanpa orang lain termasuk orang gila, aku hanya ingin mencari jawaban, apa sebenarnya yg telah membuat pagiku terasa indah.
Stop dengan cerita orang gila tersebut, karena sebenarnya bukan itu yang akan aku ceritakan dalam tulisan kali ini.
Dan ternyata...
Mungkin telah selesainya acara reuni yang telah membuatku bahagia bukan kepalang, karena telah memakan waktu lumayan lama untuk menyelenggarakannya.jujur...aku adalah orang yg tidak bisa santai, dalam artian...jika aku diberikan tanggung jawab, buatku itu adalah beban dan amanah yang harus aku kerjakan dengan sebaik mungkin. Ada yg berkurang dalam hari2ku sejak aku mengurusi acara reuni, tapi itulah konsekuensi yang harus aku bayar demi bisa berkumpulnya dengan teman2 lama yang sudah 12 tahun lebih tidak bertemu.
Dan Alhamdulillah acara telah terselenggara dengan baik meski masih banyak kekurangan disana sini. Jiwa ku telah bebas...Rantai yang selama ini terasa membelenggu kaki dan tubuhku terasa seperti lepas.senang...bahagia...gembira saat itu kurasakan. Pokoknya bebasss....lepasss.
Dan ternyata...kebahagiaan itu tidak sempurna.
Ada yang kurang dalam hidupku sekarang.
Ada rasa yang hilang yg mungkin tidak akan aku bisa temukan lagi.
yaahhh....ternyata diriku sedang kangen.
Kangen dengan teman2 panitia dan yang lainnya....
Kangen dengan kegiatan yang kami lakukan bersama2...
Kangen makan dugan seharga 4000an...
Kangen dengan kelililng naik motor sambil kepanasan atau kegerimisan....
Kangen dengan macam2 gaya ketawa kami...
Kangen dengan makan otak2 bareng2 meski pernah sekali beli otak2 basi...
Kangen dengan rasa malu yang kami rasakan saat kami dari rumah ke rumah minta sumbangan dana ke teman2 alumni....
Kangen dengan masa lalu saat kami nafak tilas ke sekolah SMA kami tercinta...
Kangen dengan ledek2an teman2..
Kangen dengan narsis-narsisan saat ada kamera mengarahkan kepada kami...
Kangen dengan ngerjain teman karena candaan kalo aku tiba2 harus ke Bandung...
Yaaahh.....kangen dengan semuanya.
Padahal kadang aku tertawa dalam hati karena mengingat apa yang kami lakukan mungkin tidak sesuai dengan usia kami yg semakin dewasa.
Tapi...peduli amat dengan segala macam paradigma itu. yang penting kami senang dan semuanya tidak melanggar norma2 agama dan masyarakat.
Sekarang semuanya telah usai.
Aku berharap...semua yang kami alami selama itu bisa kami jadikan pengalaman dan pelajaran berharga.
Terima kasih buat teman2 yang sudah memberikan warna dalam hidupku.
Terima kasih atas kepercayaan yang kalian berikan selama ini.
Aku bangga punya kalian...Dan aku minta Maaf atas semua candaan yang mungkin kuarng berkenan di hati teman2.
Maaf dan Terimakasih sebesar besarnya.
Kita ketemu lagi dalam acara dan Waktu yang berbeda..
Semoga kita semua selalu di berikan hidayah dan petunjuknya...diberikan keuatan dan kesehatan...dan di berikan kebahagian yang hakiki.
Amiin.
Wassalam.







