Fren...Tulisan ini sudah lama,..
aku buat sebagai hadiah untuk ibuku tercinta pas bertepatan dgn hari ibu 22 Desember 2004.
ini puisi atau apa..aku gak ngerti tepatnya, yang penting karya ini adalah curahan hatiku buat ibuku.
mungkin dimata orang lain ibuku biasa saja..tapi buatku dia adalah luar biasa, karena dengan keterbatasannya dia bisa menjadikan aku tuk lebih baik menghadapi hidup.
karena bertepatan dengan Hari Ibu, maka karya ini aku beri judul : " Selamat Hari Ibu buat Ibuku Tercinta...". let's see..
Ibu...
Maafkan aku jika sampai saat ini aku belum bisa menjadi anak baik kebangganmu...
Maafkan aku jika sampai saat ini masih belum bisa membahagiakanmu...
belum bisa buat ibu tersenyum lebar...belum bisa membalas semua jasa ibu, walaupun aku tau semua itu tidak akan pernah aku bisa membalasnya dengan pas.
Tapi percayalah ibu..aku tidak akan pernah berhenti untuk melakukan yg terbaik buat ibu, agar ibu bahagia, karena kebahagiaan aku terbesar aku adalah saat melihat ibu bahagia.
Ibu...terima kasih kau telah mengantarkan aku menjadi seperti ini. Aku bangga kepadamu..bangga memiliki enkau.
kau adalah matahariku...kau adalah pelita disaat aku kegelapan. kau berikan aku sayap sehingga aku bisa terbang.
kau kembangkan layar kasihmu agar aku bisa mengarungi samudera kehidupan. Kau dinginkan aku saat aku emosi.
Ibu...terima kasih atas selimut yang kau berikan...Selimut kasih sayang yang menghangatkanku.
Ibu...kau adalah peri dalam kehidupanku...!Kau tak kalah hebatnya dengan Megawati, tak kalah kuatnya dengan Margareth Teatcher, kasih sayangmu tak kalah besarnya dengan kasih sayang Bunda Theresa.
Ibu..sekarang aku sudah dewasa.
Alhamdulillah aku sudah kerja, sehingga aku bisa menolong orang yang membutuhkan seperti pesan ibu dulu waktu aku masih remaja.
Semua itu karena ibu..karena do'a dan ridho ibu.
Karena ridho Allah adalah Ridho ibu...
Terima kasih Ibu..aku sayang ibu.
Selamat Datang di Rumah ku yang sangat sederhana.... Silahkan nikmati segala apa yang aku suguhkan di sini.... Aku hanya punya ini..semoga bermanfaat
Kamis, 22 Oktober 2009
Masih....
Endapan pasir yang dulu kecil...dan sekarang telah menjadi gunung...gunung yg besar dan tinggi, sama kokoh dan tegapnya ia berdiri...Tapi aku masih tetap seperti ini..., langit yang kutatap masih nampak hitam..kelam, padahal ia indah berwarna biru tampak cerah keputih-putihan.
Sungai yang ku lihat tampak bergelombang, padahal sebenarnya ia tenang mengalir dengan sedikit riak nyanyian...indah, tapi semua itu tak bisa aku nikmati.
Bumi yang ku pijak terasa penuh kerikil, tajam seperti duri yang kurasakan.
Kadang aku masih berfikir...mengapa semua ini aku alami....??
cobaan atau ujian kah...?peringatan..?atau malah hukuman...?
Ya Allah...jika ini cobaan, kuatkan aku agar bisa menjalaninya dan lulus dengan ujian-MU.
Jika ini peringatan,..terima kasih..Kau masih sayang dgn memeperhatikanku dgn peringatan-MU agar aku menjadi manusia yang lebih baik. Dan jika ini Hukuman,...ampuni aku jika semua yg aku lakukan selama ini jauh dari perintah-Mu..
Apapun itu..aku mohon petunjuk dan bimbingan-Mu, agar aku bisa menjadi mahluk terbaik dihadapan-Mu..
Amiin..
Langganan:
Postingan (Atom)