Jumat, 08 Januari 2010

Bingung mau di kasih judul apa....

SEMOGA ADA YG PERCAYA JIKA CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA.

Rabu, 06 Januari 2010
Teng....jam tanganku menunjukan pas pukul 17.00, mobil jemputanku meluncur keluar dengan kencangnya dari pabrik tempat aku kerja.Gak biasa si bapak sopir melaju kendaraannya dgn kecepatan diluar kebiasaanya.
Aku duduk dikursi bagian belakang, karena di bagian tengah ada anak-anak PKL yg posisinya mereka akan turun duluan.Yah...mereka akan menemani berangkat dan pulang kerja selama satu bulan bersamaku. Mobil jemputan jadi lumayan rame..gak seperti biasanya yang hanya di isi oleh 3 orang penumpang termasuk pak sopir. lumayanlah...suasana jd sedikit berubah.

Masih dengan posisiku yang duduk di kursi bagian berlakang, sambil merasakan deg deg an karena pak sopir masih dengan kecepatan kencangnya. Jujur...aku trauma jika naik kendaraan dengan kecepatan kencang, karena dulu pernah mengalami 2 kejadian yang hampis saja merenggut nyawaku. Tapi Alhamdulillah, ternyata Allah masih mengijinkanku tuk jalani hidup ini dengan semua warnanya sampai saat aku mengenal dan mencoba membuat blog sendiri.
Untuk menghilangkan rasa deg-deg an, aku mencoba membuka akun facebook melalu HP, lumayanlah bisa menghilangkan sedikit ketegangan karena aku sibuk balas-balasan koment dengan teman-temanku.

Pas mobil yang kami tumpangi nyampe pasar anyer, eh...tiba-tiba aku melihat sepasang orang gila sedang pacaran di jalan. Gilee bener...dasar orang gila, di tengah keramaian asyik masyuk berduaan tanpa ada peduli jika banyak orang yg memeperhatikan, termasuk kami yang saat itu melihatnya. sesaat gemuruh ketawa dan ledekan temen-temen bergema dalam kendaraan membicarakan si orang gila tersebut. Ternyata ada rasa relaks yang terjadi dalam diriku, mungkin karena aku di jalan diberikan tontonan gratis yang lucu banget.

Seketika itu juga, pengalaman dalam perjalanan pulang aku jadikan materi buat update staus FB ku. Dan sesaat itu juga, fikiranku meloncat jauh ke masa lalu, ke masa-masa saat aku masih punya seorang kekasih yang saat itu aku benar-benar menyayanginya.
Detik berlari, menit berjalan..mobil semakin dekat dengan perempatan dimana aku turun.
Tapi aku tidak turun saat itu, aku ikut pak Sopir ke Sirih untuk mengantarkan anak PKL dan temen kerjaku.

Jalan terlewati...tempat-tempat yang penuh kenangan melambaikan tangannya, seolah-olah mengajakku turun tuk menceritakan semua kenangan manis yang pernah aku miliki saat itu.

Bangunan tinggi bersejarah, peninggalan bangsa Belanda itu seolah-olah membungkukan tubuhnya, memberi salam kepadaku seperti dulu waktu aku kesana bersama dia.
Yaahhh...di bangunan itu, untuk beberapa waktu kami aku pernah mengukir cerita saat kami. seperti udah di rencanakan..padahal sebenarnya tidak, tanpa di sengaja kami saat itu memakai pakaian sama-sama hitam.

Dipuncak gedung itu, kami terdiam 1012 bahasa, angin kencang menerpa tubuh kami, membelai sambil menyelimuti tubuh kami. kami masih terdiam...tiba-tiba dia mulai bicara, tapi bicaranya tidak terdengar jelas, tertelan seketika oleh suara angin.
Dalam panas karena sengatan matahari...dalam dingin karena terpaan angin...kami menghabiskan waktu sampai sore.yahhh....hari itu salah satu hari terindah dalam hidupku.

Perjalanan masih berlangsung...aku di kursi bagian belakang masih terdiam dengan 2012 kalimat terukir didalam hatiku, sesaat aku teringat akan masa laluku.
Roda kendaraan bergulir terus menambah perjalan semakin dekat dengan tujuan, di tiga perempat perjalanan kami sampai pada.................BERSAMBUNG, mo kerja dulu